Minggu, 08 September 2013

Sambutan MENPORA RI pada Peringatan Hari Olahraga Nasional Tahun 2013

MENTERI PEMUDA DAN OLAHRAGA
REPUBLIK INDONESIA
SAMBUTAN  MENTERI PEMUDA DAN OLAHRAGA REPUBLIK INDONESIA
PADA PERINGATAN HARI OLAHRAGA NASIONAL KE- XXX
TAHUN 2013

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Salam olahraga!

Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya mengajak hadirin sekalian untuk memanjatkan puji dan syukur ke hadhirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, karena hanya atas rahmat dan ridho-Nya lah, kita dapat bersama-sama menghadiri Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) XXX tahun 2013 dalam keadaan sehat wal-afiat.

Peringatan Hari Olahraga Nasional tanggal 9 September 2013 merupakan momentum yang tepat untuk kembali mengingatkan kita semua untuk membangun budaya olahraga "Mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga", merupakan slogan yang harus terus diimplementasikan secara baik dan benar di kalangan seluruh masyarakat. Dengan demikian, kita dapat membangun keolahragaan nasional dengan fondasi yang kokoh, yakni budaya olahraga yang tumbuh dan kuat serta hidup sehat dan bugar dalam aktivitas keseharian masyarakat kita.

Sebagaimana kita ketahui bahwa negara-negara yang telah berprestasi dibidang olahraga tak lain karena telah menanamkan budaya olahraga sepanjang hidupnya dengan moto "Tiada hari tanpa olahraga" sebagai Life style. Dengan membudayakan olahraga dalam kehidupan keseharian maka akan lahir olahragawan¬olahragawan bertalenta bagi prestasi bangsa yang jaya.
 
Sebagaimana makna dan nilai olahraga, bila budaya olahraga itu tumbuh maka secara langsung juga akan menumbuhkan budaya disiplin, jujur, konsistensi, kompetisi, persahabatan, kesatuan dan persatuan serta perdamaian. Pada intinya apabila olahraga dimaknai dan dihayati secara benar, akan mewujudkan pembentukan karakter bangsa (Nation character building).

Dalam rangka memperingati 30 tahun Haornas marl kita lihat sejarah perjalanan keolahragaan kita yang tidak boleh dilupakan. Dimulai dengan diselenggarakannya Pekan Olahraga Nasional (PON) I yang digelar 9-12 September 1948, di Stadion Sri Wedari kota Solo (Surakarta) Jawa Tengah, melibatkan tak kurang dari 600 atlet yang bertanding dalam sembilan cabang olahraga yang dikenal sebagai PON perjuangan sebagai negara yang baru saja merdeka dan berdaulat. Selanjutnya ditahun 1962, Indonesia sukses menjadi tuan rumah Asian Games dengan menempatkan posisi Indonesia nomor dua di Asia. Tahun 1963, kita kembali menjadi perhatian dunia dengan menggelar Games of New Emerging Forces (GANEFO).

Kemudian pada tanggal 9 September 1983 di kota Solo, telah dicanangkan Gerakan Nasional tentang Panji Olahraga yaitu Memasyarakatkan Olahraga dan Mengolahragakan Masyarakat, sehingga memberikan ruang gerak yang luas kepada masyarakat untuk melakukan aktivitas olahraga, dan kemudian diperkuat melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 67 tahun 1985 tentang Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) yang diperingati secara nasional oleh masyarakat olahraga setiap tanggal 9 September.

Pada era Kabinet Indonesia Bersatu I Tahun 2004 — 2009 Pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia telah berhasil melahirkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional. Kehadiran undang-undang ini merupakan tonggak pembudayaan olahraga, tidak saja semakin memperkuat bangunan sistem pembinaan dan pengembangan olahraga nasional, melainkan sekaligus memperjelas pembagian kewenangan pemerintah dan pemerintah daerah serta partisipasi masyarakat dalam pengembangan dan pembinaan olahraga rekreasi, olahraga pendidikan dan olahraga prestasi.
 
Dengan perjalanan sejarah olahraga nasional tersebut, menunjukkan bahwa olahraga adalah salah satu indikasi keberhasilan pembangunan nasional, sehingga pembinaan dan pengembangan olahraga harus ditempatkan dalam kerangka spirit of the nation, alat pemersatu bangsa dan sebagai gaya hidup sehat dan bugar manusia Indonesia modern.
Pada kesempatan ini, saya mengajak kepada semua pimpinan lembaga, instansi pusat dan daerah serta    pihak swasta untuk menggerakkan masyarakat dan ikut berpartisipasi dalam mewujudkan "Pembudayaan Olahraga" melalui penyediaan sarana dan prasarana, pendanaan, menggalakkan event-event olahraga serta melaksanakan Keputusan Presiden Nomor 17 Tahun 1984 yakni Jam Krida Olahraga pada setiap hari Jum'at.
Semoga Peringatan HAORNAS ke 30 Tahun 2013 dengan tema "Olahraga Membangun Karakter Bangsa" dapat menggelorakan semangat berolahraga diseluruh tanah air tecinta, Jayalah Negeriku, Jayalah Bangsaku, Jayalah Indonesia.
Dirgahayu HAORNAS ke 30 Tahun 2013.

Wabilah Taufik wal Hidayah, Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Menteri Olahraga dan Pemuda 

KRMT Roy Suryo 


Sumber: m.kemenpora.go.id

0 komentar:

Poskan Komentar

Design by Abdul Munir Visit Original Post Islamic2 Template